1 Syawal 1430 Hijriah, Lebaran Pertama dalam Hidup

30 September 2009

Ya, Hari Raya Idul Fitri tahun ini adalah yang pertama untukku. Pertama untuk segalanya.
Kali pertama aku berhari raya sebagai seorang istri, kali pertama aku berhari raya sebagai seorang tuan rumah, dan kali pertama aku berhari raya di Kota Pangkalpinang. Sangat mengesankan! (^_^)

Sebagai seorang istri, begitu bahagianya aku ketika mencium tangan suamiku, meminta maaf pada beliau, dan ketika beliau mencium keningku dengan penuh kasih.

Sebagai tuan rumah, aku bahagia melihat banyaknya tamu kecil datang ke rumahku, walaupun mereka hanya berharap lembaran-lembaran uang baru. (^_^)

Dan kali pertama berhari raya di Pangkalpinang, begitu banyak adat istiadat yang baru aku pelajari.

Kami adalah orang baru di kota ini. Karena itu kami mencari informasi apa-apa yang harus disiapkan untuk lebaran.
Kami pun mendapatkan informasi untuk menyiapkan beberapa lembar uang baru untuk diberikan pada anak-anak kecil yang bertamu di hari raya. Namun, sang informan rupanya lupa memberi tahu kami seberapa besar nominal uang yang harus disiapkan. Itu menyebabkan kami menjadi pemberi uang baru dengan nominal terbesar di lingkungan kami. (*hahaha*)

uang dua ribu
Contoh uang baru yang dicari anak-anak

Akibatnya, banyak sekali anak-anak yang datang. Pagi, siang, sore, malam. Ketika kami pergi ke luar rumah, mereka menunggu kami pulang, di depan pintu. Ketika kami kedatangan tamu, mereka menunggu sampai tamu kami pulang. (*hahaha*)

Masalahnya, kami hanya orang biasa yang butuh istirahat. Itu sebabnya suami saya “mengusir” mereka saat mereka bertamu ke rumah kami pada pukul 21.00 WIB. (*hehe*)

Namun, apapun itu, semua ini adalah pengalaman berharga untuk aku dan suamiku. Menyenangkan sekali. (^_^)

keluargaku
Keluargaku

aku dan suami
Aku dan suami

hidangan
Hidangan yang tersedia di rumahku (^_^)↑

Baca entri selengkapnya »


Mengapa Kita Memanggilnya “KOREA”?

29 September 2009

Setelah membahas asal mula sebutan “CHINA” dan “JEPANG,” kali ini giliran Korea yang kita bahas.
Negara yang terpecah menjadi 2 ini terletak di Semenanjung Korea, berbatasan dengan Jepang, Rusia, dan China.
Negara yang masih serumpun dengan China dan Jepang ini juga memunyai nama endonim yang jauh berbeda dengan nama eksonim yang kita kenal, yaitu 한국/조선 (Han Guk/韓國).

Artinya? Apa lagi kalau bukan “Negeri Han.”

↑Korea dalam Peta Asia↑
Korea dalam Peta Asia

Jadi, mengapa kita memanggil negeri ini dengan “KOREA”?

Baca entri selengkapnya »


Bagaimana Asal Mula Nama “JEPANG”?

9 September 2009
↑Negara Jepang dalam Peta Asia↑
Negara Jepang dalam Peta Asia

Jepang adalah sebuah negara yang terletak di sebelah timur benua Asia. Penduduknya homogen, yaitu suku Ainu. Jepang terkenal sebagai negara maju karena teknologi namun masih mempertahankan kebudayaan lokal. Penduduk asli Jepang menyebut negara mereka dengan 日本 (Nippong/Nihong) yang artinya “tempat matahari berasal/negeri matahari terbit”).

Hmm, lalu bagaimana bisa disebut JEPANG?

Baca entri selengkapnya »


Darimana Nama “CHINA” Berasal?

8 September 2009

Semua tahu di mana negara ini. Sebuah negara daratan di “tengah” Benua Asia. Negara ini memiliki populasi penduduk terbesar di dunia. Penduduknya berkulit kuning dan bermata sipit.

China dalam peta Asia
China dalam peta Asia

Tahu tidak, kalau “China” itu adalah kata eksonim untuk nama negara ini? (*Eksonim = nama sebutan untuk suatu tempat yang tidak dipakai oleh penduduk tempat tersebut; Endonim = nama sebutan untuk diri sendiri)
Sedangkan kata endonim untuk “China” adalah 中国/中國 atau “Zhōngguó” (baca: chung kuo) yang artinya “Kerajaan Tengah” (中/Zhōng /:chung/ = tengah/pusat; 国/Guó /:kuo/ = negara/kerajaan).

Lalu bagaimana ceritanya bisa sampai jadi “CHINA”?

Baca entri selengkapnya »