Ya, Hari Raya Idul Fitri tahun ini adalah yang pertama untukku. Pertama untuk segalanya.
Kali pertama aku berhari raya sebagai seorang istri, kali pertama aku berhari raya sebagai seorang tuan rumah, dan kali pertama aku berhari raya di Kota Pangkalpinang. Sangat mengesankan! (^_^)
Sebagai seorang istri, begitu bahagianya aku ketika mencium tangan suamiku, meminta maaf pada beliau, dan ketika beliau mencium keningku dengan penuh kasih.
Sebagai tuan rumah, aku bahagia melihat banyaknya tamu kecil datang ke rumahku, walaupun mereka hanya berharap lembaran-lembaran uang baru. (^_^)
Dan kali pertama berhari raya di Pangkalpinang, begitu banyak adat istiadat yang baru aku pelajari.
Kami adalah orang baru di kota ini. Karena itu kami mencari informasi apa-apa yang harus disiapkan untuk lebaran.
Kami pun mendapatkan informasi untuk menyiapkan beberapa lembar uang baru untuk diberikan pada anak-anak kecil yang bertamu di hari raya. Namun, sang informan rupanya lupa memberi tahu kami seberapa besar nominal uang yang harus disiapkan. Itu menyebabkan kami menjadi pemberi uang baru dengan nominal terbesar di lingkungan kami. (*hahaha*)
↑Contoh uang baru yang dicari anak-anak↑
Akibatnya, banyak sekali anak-anak yang datang. Pagi, siang, sore, malam. Ketika kami pergi ke luar rumah, mereka menunggu kami pulang, di depan pintu. Ketika kami kedatangan tamu, mereka menunggu sampai tamu kami pulang. (*hahaha*)
Masalahnya, kami hanya orang biasa yang butuh istirahat. Itu sebabnya suami saya “mengusir” mereka saat mereka bertamu ke rumah kami pada pukul 21.00 WIB. (*hehe*)
Namun, apapun itu, semua ini adalah pengalaman berharga untuk aku dan suamiku. Menyenangkan sekali. (^_^)
↑Keluargaku↑
↑Aku dan suami↑
↑Hidangan yang tersedia di rumahku (^_^)↑
Ditulis oleh Yeptirani 
Ditulis oleh Yeptirani 
Ditulis oleh Yeptirani 










