Ada Apa dengan Blogku? ※

Aku gak tahu apa harus senang atau sedih waktu tadi siang dengar temanku ngomong: “Blog kamu kok kayak blog seleb sih?, isinya gak mutu!. Kamu sok ngartis, sih!.”

Tentu saja, aku harus ngambil hikmah dari kata-kata dia. Paling nggak, itu artinya dia membuka blog aku dan membacanya.

Aku sok ngartis?. Apa iya gitu?. Masa sih?.

Jujur aja, kata-kata temanku tadi benar-benar mengganggu aku hari ini. Apa iya aku sok ngartis?.


Aku memang sering membaca blog artis Jepang. Aku lagi suka Bahasa Jepang dan huruf kanjinya, soalnya. Dan memang biasanya isinya cuma curhatan pemiliknya. Ngapain dia hari ini, sampai jam berapa dia suting, dan dimana dia beli kaos yang dia pakai sekarang. Kalau dipikir-pikir, memang gak mutu.

Kalau aku seorang artis, mungkin gak papa aku punya blog seperti itu. Tapi aku “cuma” seorang Yeptirani. -Yeah, mungkin itu yang dipikirkan temanku.-

Memangnya gak boleh, punya blog kayak blog artis biarpun kita bukan artis?.
Bukannya kita ngeblog karena kita gak tau lagi mesti ngapain?. (Mengutip kata Matt WordPress ^_^)

Kalau aku memilih untuk menulis buku harianku secara daring, memangnya kenapa?.
Gak papa kan?.

“Kamu bikin blog kayak gitu, siapa yang mau baca?. Memangnya kamu punya fans?.” Lanjut temanku.

Fans?. Apa kita harus jadi orang terkenal dulu dan punya fans dulu baru bisa nulis buku harian secara daring?.

Memang sih, blog aku banyakan curhatnya, tag terbanyak adalah “curhat” dan kategori terbanyak adalah “Perasaan Hati.”

Tapi jujur, selama ngeblog, tujuan utamaku bukan agar blog aku dibaca banyak orang. Aku sadar tulisanku lebih mirip buku harian yang kadang bagi sebagian orang bisa menjadi sangat membosankan.

“Memangnya siapa yang mau membaca buku harian orang tiap hari?.” -kecuali dia seorang artis idola, pastinya.-

Tujuanku ngeblog adalah agar aku bisa mencurahkan isi hatiku. Aku senang jika ada orang membaca blogku, tapi itu bukan tujuan utamaku.

Seperti orang yang sedang demo di depan Istana Presiden, mereka berteriak-teriak, ingin suaranya didengar. Tapi apa mereka memaksa kita untuk mendengar?. Nggak kan?. Kita bisa saja terus melaju ngikutin jalur Busway, syukur-syukur kalau kita sempat melirik mereka. Kadang kita bahkan tidak melirik mereka.

Begitulah blog aku. Seperti para pendemo itu, aku nulis apa yang ingin aku tulis di blogku, berharap ada yang membaca dan menanggapi. Jika tidak ada yang memperhatikan, ya sudah. Bukan suatu masalah besar.

Aku hanya ingin menulis dan berharap dibaca. Itu saja.

Jadi bukannya aku sok ngartis atau meniru-niru blog artis. Aku hanya ingin menulis!.

Terus, sekarang masalahnya di mana?!.

(Sabar..sabar.. hahaha…) ^_^

3 Balasan ke Ada Apa dengan Blogku? ※

  1. Tribuana mengatakan:

    sabar Yep… sabar…
    abang aja sampai saat ini pengen bikin blog gak kesampaian…
    tiap kali mau nulis… buyaaaaar semuanya, pdhl sdh dikumpulin bahan2 yg mau di tulis…

    yg bilang kamu ngartis tuh kayaknya… stlh ngeliat foto2 kamu yg di-thread baju baru..
    kayak artis yg gonta-ganti baju menurut dia…

  2. Yeptirani mengatakan:

    Hix..hix.. makasih atas pengertiannya, bang…

  3. HeLL-dA mengatakan:

    Nge-blog itu bebas koq, asal masih dlm batas-batasnya.
    Jadi, terserah pada blogger-nya mau isi apa itu blog.
    Walau hanya curahan hati, lah kan bisa jadi bahan pembelajaran bagi yg lain..
    Bukan begitu?
    Nge-blog itu utk sharing…

    Keep blogging!
    Tetep semangat!😉

    Yeptirani:
    Setuju!.. (*hehe*) Makasih atas semangatnya ya.. :terharu:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: