Buah Naga

Sembari menunggu foto pernikahanku dikirim sama orang rumah, aku pingin membagi oleh-olehku selama liburan kemarin.

Salah satunya adalah tentang BUAH NAGA

Buah Naga

Buah Naga (dalam Bahasa Inggris disebut Pitaya), adalah buah dari beberapa jenis kaktus yaitu dari marga Hylocereus dan Selenicereus. (Buka Wikipedia untuk lebih jelasnya)


Buah Naga pertama dikembangkan di Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Namun sekarang, Buah Naga juga dikembangkan di Asia seperti Taiwan, Filipina, Vietnam, dan Indonesia.

Di Indonesia, salah satu daerah penghasil Buah Naga adalah Pulau Madura. Kondisi dan struktur tanah di Pulau Madura yang berupa tanah kapur membuat pohon Buah Naga dapat tumbuh lebih subur dan menghasilkan buah yang lebih manis daripada Buah Naga yang dikembangkan di tanah Jawa.

Buah Naga yang dikembangkan di Pulau Madura adalah Buah Naga yang berjenis Hylocereus undatus, yaitu buah dengan kulit berwarna merah dan daging yang berwarna putih. Rasanya mirip dengan Buah Pir. Manis dan segar.

Satu batang pohon Buah Naga dapat hidup selama ± 20 tahun, dan berbuah selama sepuluh bulan dalam satu tahunnya.
Buah yang telah berumur ± 2 minggu dan berwarna merah sudah dapat dipetik.

Pohon Buah Naga

Buah Naga Muda

Buah Naga Siap Petik

Buah Naga lebih nikmat disantap bila sudah diinapkan dulu seharian penuh setelah dipetik. Karena Buah Naga yang baru dipetik rasanya masih agak kecut. Rasa kecut ini akan berangsur hilang setiap harinya.

Buah Naga yang dikembangkan di Pulau Madura, selain memiliki rasa yang lebih manis, juga memiliki kelebihan lainnya. Buah Naga Madura dapat bertahan lebih lama, yaitu 20 hari. Sepuluh hari lebih lama daripada Buah Naga Jawa (bertahan sampai 10 hari). Itu kalau diniarkan di udara terbuka. Bila Buah Naga disimpan di lemari es, dia akan dapat bertahan lebih lama lagi.

Buah Naga berkhasiat untuk menurunkan kolesterol dan penyeimbang gula darah. Karena berasal dari kaktus, Buah Naga juga dipercaya mengandung vitamin C, beta karoten, kalsium, dan karbohidrat. Buah ini juga tinggi serat sebagai pengikat zat karsinogen penyebab kanker dan memperlancar proses pencernaan. Kulit Buah Naga yang sudah dihaluskan dapat dijadikan masker wajah, karena banyak mengandung vitamin E.

Calon Buah Naga

7 Balasan ke Buah Naga

  1. Jamrud khatulistiwa mengatakan:

    Salam kenal,selamat ya.

    Yeptirani:
    Salam kenal juga… (^_^)

    Makasih ya..

  2. achoey mengatakan:

    Barakallah
    Yang lagi hangat2nya

    Ayo konsumsi buah naga🙂

    Yeptirani:
    Suka buah naga juga, ya? (^_^)

  3. Anton mengatakan:

    Bisa ditanam di Kalsel nggak ya? Salam kenal🙂

    Yeptirani:
    Setau saya gak bisa, pak..
    coz tanah di Kalsel kan tanah gambut, sedang buah naga perlu tanah kering untuk bisa tumbuh..
    Madura kan tanah kapur…

  4. andi sumarto mengatakan:

    salam kenal dari kalbar padeh reng maturenah,ta,langkong atanya ah.bgman buah klau ditanam di tanah gambut?dan bamna perlakuannya

  5. andi sumarto mengatakan:

    salm knal dari kalbar,ta’langkong atanya ah .didaerah mana tanaman buah naga itu?maksudnya alamatnya

  6. Yeptirani mengatakan:

    Pak Andi Sumarto,
    Agak bingung baca tulisan Bapak, secara jauh dari kaidah bahasa Madura yang saya pelajari di SMP ^_^

    tapi mungkin bisa ditangkap maksudnya…

    saya bukan orang Madura dan bukan petani Buah Naga, hehehe… kebetulan orang tua saya ditempatkan di Madura sehingga kalau saya pulang lebaran, seringnya pulang ke Madura.

    Buah Naga ada banyak di daerah Sumenep, Madura ^_^

  7. cara merawat wajah mengatakan:

    sangat membantu artikelnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: