Pelajaran 4: Roseola

Nah loh..Nah loh…
Ternyata Ay-Dan Zimam belum boleh berenti belajar🙂
Baru aja kelas Impetigo selesai, eh, udah disuruh masuk kelas baru, ROSEOLA ^_^

Sebelum aku cerita tentang Zee dan roseolanya, yuk kita intip apa kata situs resmi tentang si mawar merah ini🙂

Mayoclinic bilang:

Roseola is a generally mild infection that usually affects children by age 2. It occasionally affects adults. Roseola is so common that most children have been infected with roseola by the time they enter kindergarten.

Two common strains of herpes virus cause roseola. The condition typically causes several days of fever, followed by a rash.

DermNet.NZ bilang:

Roseola is a disease caused by at least two viruses, human herpes virus type 6 (HHV-6) and possibly type 7 (HHV-7). These viruses are in the same family as the cold sore virus (causing herpes simplex and genital herpes) and the varicella zoster virus (causing chickenpox and shingles). These viruses have only been identified in recent years and we are still learning about the full range of diseases caused by them.

Roseola is characterised by high fever lasting for 3-5 days, runny nose, irritability and tiredness. As the fever subsides a rash (exanthem) may appear on the face and body.

Roseola is also known by the names roseola infantum and exanthem subitum.

Milissehat.web.id bilang:

Roseola (juga dikenal dengan nama sixth disease, eksantema subitum, dan roseola infantum) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang anak kecil, biasanya di antara 6 bulan sampai dengan 2 tahun. Biasanya ditandai dengan demam tinggi selama beberapa hari diikuti dengan munculnya ruam-ruam di kulit setelag demam turun.

Awalnya Zee demam seperti biasa sepulang dari undangan ulang tahun temannya. Dan seperti biasa pula, Zee demam sampai suhu tinggi, sekitar 39++, bahkan sampai ke 40derajat. Sehari.. Dua hari.. Tiga hari.. Home treatment yang dilakukan ya sesuai home treatment demam..
Kompres air hangat, skin to skin, mandi berendam air hangat, dan sanmol kalo dia rewel (yang sukses dimuntahin T_T)

Dan tanggal 20 Maret, setelah 72 jam berlalu… Taraaaa…. bintik-bintik itu muncul di punggung, munculnya setelah demam reda..

Aku langsung bilang ke si Ayah: “Roseola, Yah!”

”Apaan?” Tanya Ayah.

”Roseola, Zee kena roseola.” Jawabku

”Apa itu roseola?” Tanya Ayah lagi

”Kita bilangnya Tampek, agak mirip sama campak, tapi bedanya, campak itu ruamnya muncul saat demam tinggi, kalo roseola atau tampek ruamnya muncul setelah demam reda.” Jelasku, copas dari buku Q&A-nya Bunda Wati.

“Bahaya, gak? Obatnya apa?” Tanya Ayah lagi.

“Roseola kan inferksi virus, jadi gak ada obatnya. Dia akan sembuh sendiri seiring daya tahan tubuh Zee yang meningkat. InsyaAllah gak berbahaya coz belum ada laporan heboh soal roseola ini.” Sok jadi dokter ngejelasinnya, padahal copas dari dokumen grup juga :p

“Kok gak diimunisasi?” Kata Ayah lagi, Ayah Zee konsern banget soal imunisasi ini.

“Roseola ini belum ada imunisasinya, Yah. Sayang banget sih… Dan ini bisa berulang, jadi siap-siap aja.” Jawabku. Ayah Zee cuma nagngguk-ngangguk.

Dan Zee? anaknya santai-santai aja. Main seperti biasa, dan entah kapan, tapi ruamnya udah berangsur hilang hari ini🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: