Konsolidasi dalam Diam (Kisah Ayam-ayam Tetangga) ^_^

Halo semua… ^_^

Maaf aku baru nulis lagi setelah sekian lama… mana tulisannya bukan tulisan teranyar pula.. hanya tiba-tiba ingat kejadian di masa lalu yang kalau diingat lagi, aku bisa tertawa lagi hehehe…

Alkisah sekitar empat tahun yang lalu, saat aku masih tinggal di jalan Duren Tiga, kampung Keramat, kecamatan Rangkui, Pangkalpinang sepulang kami dari kantor, sekitar pukul 17.30 WIB, kami melihat ada 3 ekor ayam di pekarangan rumah tetangga. Mereka berdiri membentuk lingkaran (kalau dilihat dari atas, seperti kincir angin dengan paruh sebagai titik pusatnya).

Ayam-ayam berkumpul? Sudah biasa, ya?

Nah, yang membuatnya luar biasa adalah ketiga ayam ini diam mematung! Benar-benar mematung! Sampai-sampai kami yang melihatnya pun ikut terpukau.

Ayam-ayam itu bisa mematung? Super sekali!

Tiba-tiba, seperti dihitung, dalam satu hitungan, ketiga ayam tersebut bergerak dan berkokok. Benar-benar satu hitungan!

Wow! Hahaha..

Kata suamiku waktu itu… “Tadi itu mereka lagi konsolidasi dalam diam!” ^_^

Hebat sekali…

Well, kalau Kamu merasa ini tidak lucu, gak papa! Yang penting aku selalu tertawa kalau melihat ada ayam berkumpul sesama ayam, karena aku akan tiba-tiba ingat dengan “konsolidasi ayam dalam diam” di Pangkalpinang dulu. Hahaha… ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: