Mitos apa Fakta, ya? Tentang ASI, nih!

Zee Usia 3 Bulan

1. ASI yang keluar pertama kali dan berwarna kuning itu harus dibuang karena rusak.

MITOS!!!

FAKTAnya, ASI kuning itu adalah kolostrum yang manfaatnya sangat besar untuk sistem imunitas bayi. Jangan dibuang, ya! berikan sepuasnya pada bayi.

2. Ibu dengan payudara kecil, ASInya kurang buat bayinya.

MITOS!!!

FAKTAnya, ASI tidak bergantung sama besar kecilnya payudara! Dikira payudara saya kayak punya Jupe, apa? Hahaha… Tapi toh tetap saja, Zee bisa minum ASI sampai usia 2 tahun dan dia menyapih dirinya sendiri!
Produksi ASI itu bergantung permintaan. Payudara kita lebih hebat dari dispenser akua. Bayi minta 200ml, maka payudara akan langsung memproduksi ASI sebesar 200ml. Bayi minta 500ml, segitu juga yang diproduksi sama payudara.

3. ASI yang encer kualitasnya tidak baik.

MITOS!!!

FAKTAnya, ASI terdiri dari 2 bagian, foremilk (ASI depan), dan hindmilk (ASI belakang). Foremilk mengandung lebih banyak gula ketimbang lemak, dan keluarnya duluan, serta bentuknya agak encer. Hindmilk mengandung lebih banyak lemak, keluar belakangan, dan bentuknya lebih pekat. Keduanya dibutuhkan oleh bayi. Gak ada ASI jelek selama itu keluar langsung dari pabriknya.

4. Bayi yang selalu menangis dan minta menyusu tandanya dia lapar karena ASInya gak cukup dan perlu tambahan susu formula.

MITOS!!!

FAKTAnya, bayi baru lahir (Newborn Baby) itu selalu mencari bau ibunya. Yah, bayangkan saja ya, 40 minggu ada di dalam perut ibu, hangat, nyaman, dan terdengar detak jantung ibu yang menenangkan, sekarang dia harus berjuang sendiri di dunia ini. Suara detak jantung ibunya hilang, dunia jadi lebih dingin. Jadi sebenarnya, NB itu nangis karena mencari suara detak jantung ibunya yang menenangkan dia. Gak selalu lapar sih, tidak juga berarti ASI kurang.
ASI juga selalu bisa dicerna oleh bayi, 100%! Sementara susu formula hanya 30%. Bayi setelah minum susu formula jadi tenang, bukan selalu berarti dia kenyang, tapi mungkin dia kehabisan energi karena perut kecilnya harus bejuang mencerna susu artifisial yang masuk ke perutnya.

5. ASI yang diperah dan disimpan akan berubah menjadi darah.

MITOS!!!

FAKTAnya, ASI tetap ASI. selama saya menyusui anak saya dalam 2 tahun pertama hidupnya, saya gak pernah melihat ASI perah berubah warna selain putih susu (kadang kekuningan, kadang kehijauan, tergantung apa yang saya makan). Jadi, jangan mau dikibulin lagi ya😀

6. Bayi diare karena alergi ASI ibunya.

MITOS!!!

FAKTAnya, kecuali dokter mendiagnosa ibunya punya penyakit serius yang harus diobati sedang obat itu keras untuk bayi, bayi diare bukannya karena alergi ASI ibunya. Ingatlah, ASI itu sepaket sama bayi. Rejeki pertama dari Allah SWT. untuk setiap manusia.
Bayi diare ada dua kemungkinan, pertama, dia tidak diare, hanya fesesnya konsistensinya encer saja, bergerindil gitu, dan pup sering banget, kedua, benar-benar pup air.

Diare itu bila bayi benar-benar pup air tanpa ampas. Kalo masih ada ampas, bukan diare namanya. Dan bayi ASIX memang pupnya encer bergerindil. Wajar. Dan frekuensinya beragam, ada yang 14x sehari, sampai 14 hari sekali. Selama dia hanya minum ASI, dan tidak menunjukkan kesakitan, wajar.

Dan jika bayi memang pup cair tanpa ampas, maka yang perlu diobservasi adalah apa makanan ibunya, bukan ASInya. Bayi alergi pada makanan yang dimakan ibunya, bukan pada ASInya.

7. Bayi laki-laki minum ASI lebih banyak daripada bayi perempuan, sehingga perlu tambahan susu formula.

MITOS!!!

FAKTAnya, balik lagi, ya! Percaya Tuhan, kan? Percaya kehebatan Tuhan, kan? Percaya kalau Tuhan itu adil?🙂
Maka harusnya kita percaya bahwa ASI itu sudah sesuai kualitas dan kuantitasnya untuk bayi. Baik bayi laki-laki ataupun perempuan, sudah pas, gak perlu ditambah-tambah atau dikurang-kurangi. Gak perlu tambahan susu formula, ya.

8. Jika bayi sakit, ibunya yang harus minum obat, nanti obatnya masuk ke ASI.

MITOS!!!

FAKTAnya, sang ibu harus meminum 100 dosis obat agar obat itu berpengaruh pada tubuh bayi. Jika bayinya yang sakit, ya dia yang harus minum obat, donk ^_^
Dan setelah minum obat boleh kok langsung nenen. Karena ASI bukan susu sapi yang (katanya) anti sama benda asing dalam tubuh termasuk obat. (kenyataannya, belum ada jurnal ilmiah akan hal ini, dan masih diperdebatkan). ASI sifatnya menyesuaikan kebutuhan bayi. Believe it ^_^

9. Setelah ibu keluar rumah, ASInya harus dibuang sedikit, karena ASi itu akan bikin bayi masuk angin.

MITOS!!!

FAKTAnya, bahkan MASUK ANGIN itu gak ada di dunia kedokteran (hehehe). ASI, selama masih di pabriknya (a.k.a. payudara ibu), akan selalu bagus, steril, dan sehat. Gak bakalan kemasukan angin, kok😀

10. Jika ASI belum keluar setelah melahirkan, bayi boleh minum susu formula.

MITOS!!!

FAKTAnya, mitos ini adalah penyebab terbesar kegagalan pemberian ASI Eksklusif dan ASI lanjutan hingga 2 tahun!

Bayi punya cadangan lemak yang cukup untuknya bertahan selama 72 jam. Jadi, gausa buru-buru, tetap ajari bayi untuk nenen. Jika bayi dikasih susu formula via dot, nanti daya isap bayi pada payudara ibu akan berkurang, karena mengisap dot lebih mudah daripada mengisap puting ibu.
Jika daya isap bayi berkurang, akhirnya produksi ASI pun berkurang. Apa yang terjadi? Ya! ASI kering lebih awal.

Jadi jangan pernah mengenalkan bayi pada dot sebelum dia kenal payudara ibunya.

Ini dulu 10 MITOS tentang ASI yang beredar di sekitar kita, dan 10 FAKTA yang menyertainya.

yuk jadi ibu dan ayah yang cerdas dan gak gampang termakan MITOS. Kalau bukan kita yang melindungi anak-anak kita, siapa lagi?

Go ASI, Go Generasi Sehat Indonesia!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: