Go To Surabaya ~

11 November 2017

Bandar Udara Internasional Soekarbo Hatta, Cengkareng.

Hari ini, kami sekeluarga berangkat ke Surabaya untuk lanjut ke Bangkalan. Besok, 12 November 2017, Bibinya #AbangZimam insyaAllah akan dilamar pria dari Jakarta hehe.

Gak nyangka sih, adik kecilku sekarang sudah besar. Sudah mau jadi istri orang.

Mohon doa restu semoga acara lancar, dan niat baik mereka dimudahkan sampai ke jenjang pernikahan. Aamiin…
Jakarta, 11 November 2017

Yeptirani

Iklan

Pakai FLIP, Transfer Antarbank jadi Gratis

14 Februari 2017

Udah tau FLIP, belum? Sebuah aplikasi di playstore yang memungkinkan kita untuk transfer-transfer ke beda bank tanpa tambahan biaya.

Tau kan, kalo lagi belanja online tuh, trus sellernya ternyata pake BCA sedang rekening aku Mandiri, suka kesel-kesel gimanaaaa gitu, sayang aja 6.500 rupiah keluar percuma.

Awalnya adikku yang pakai aplikasi FLIP ini. Aku sih tertarik, tapi Pak Suami bilang jangan instal, nanti penipuan, secara ke depannya transfer antar bank LINK bakal gratis kok. Catat ya, KE DEPANNYA. Berarti bukan sekarang kan? 😦

Lama-lama aku pun tertarik instal aplikasi ini. Secara nih, rekeningku bertaburan di mana-mana, halah 😀

Aku memang punya beberapa rekening dengan tujuan tertentu. Ada yang nabung buat beli rumah, ada yang nabung buat jalan-jalan, ada yang jadi dana cadangan. Semuanya adalah rekening syariah, karena biasanya rekening syariah itu bebas biaya dan bebas bunga hehe.

Masalahnya, gaji bulananku yang jadi sumber buat ngisi rekening-rekening syariah itu dibayar di Mandiri dan BRI. Nambah 6.500 lagi deh kalau mau transfer ke rekening-rekening itu.

Makanya aku jadi tertarik mengunduh aplikasi ini. Aku pun cari di playstore.

Aplikasinya gak besar kok, cuma 11,13MB. Setelah terpasang, kita akan disuruh registrasi dengan memasukkan alamat surel (email), dan nomor hape. Kemudian kita akan diarahkan ke grup whatsapp tertentu. Kenapa? Karena menurut peraturan Bank Indonesia, untuk transaksi yang hubungannya sama uang ini, verifikasinya harus tatap muka. Makanya, kita akan diarahkan ke grup terdekat dengan tempat tinggal kita. Nanti di grup tersebut akan diberikan jadwal-jadwal verifikasi terdekat dengan hari kita mendaftar.

Saat itu, saya mendaftar di hari Selasa. Dari jadwal yang diberikan, saya melihat jadwal hari Jumat jam 17.00-19.00 di Stasiun Tebet lah yang paling pas dengan saya. Maka saya pun diarahkan ke grup whatsapp khusus yang memilih verifikasi di stasiun tebet.

Oya, jangan khawatir, beres verifikasi kelar, kita diijinkan left group kok ^_^

Verifikasi di Stasiun Tebet waktu itu dipandu oleh Kak Nanda. oOa, di FLIP semua orang dipanggil Kakak, gak cowok, gak cewek, gak tua, gak muda. Agak aneh sih memanggil seorang laki-laki dengan sebutan “kak” secara di budayaku, panggilan “kakak” hanya untuk perempuan, laki-laki dipanggil “abang”.

Kak Nanda menyilakan anggota grup memilih jam yang paling nyaman. Antara 17.00-19.00. Awalnya aku mau ke tebet jam setengah 6, karena aku baru bisa pulang jam segitu. Tapi dipikir-pikir, mending aku ijin bentar jam 5 sore, kelar urusan langsung pulang deh hihi…

Berangkatlah aku jam 5 sore ke stasiun tebet. [Lama eui gak ke sta tebet, berubah banyak ya dia]. Gak terlalu susah cari keberadaan Kak Nanda ini. Begitu ketemu, dia cuma minta KTP-ku untuk difoto dan disesuaikan dengan aslinya. Aku yakin dia ragu, soalnya aslinya jauh lebih cantik, sih *plakk* 😀

Udah gitu, udah deh. Aku terverifikasi dan dapat email dari FLIP. Langsung bisa memakai jasa FLIP.

Sistem FLIP tuh gini, kalau kita mau transfer dari BRI ke Mandiri, maka kita akan diarahkan untuk transfer ke rekening BRI FLIP. Kemudian, FLIP akan transfer ke rekening Mandiri tujuan. Kita akan diberikan bukti transfer loh.

Aku belum sebulan menggunakan jasa FLIP, tapi udah segini aja penghematanku hihi. Makasih FLIP. Tau aja emak-emak suka perhitungan. Lumayan 6.500 bisa dapat 10 batang cabe rawit.
Transfer dari Mandiri ke BSM, dari BNI ke Mandiri, dari BCA Syariah (pakenya yang BCA karena free) ke BRI, dll. Bahkan tadi pagi, aku tranfer dari BNI ke Mandiri. Aturan kan kalau habis transfer ke rekening BNI FLIP harus konfirmasi dulu ke FLIP, nah ini aku lupa konfirm hehe. Eh, duitnya udah ditransfer aja ke rekening Mandiriku. Sampe bingung harus berbuat apa, *cieeee*

Cuma sayangnya, gak ada opsi transfer dari dan ke BRI Syariah, jadi kalau mau transfer ke BRIS masih kena biaya 6.500 saya.

Juga gak ada opsi transfer ke BCA Syariah, padahal transfer dari BCA ke BCA Syariah atau sebaliknya, kan gratis, walaupun harus pakai kode transfer [536 untuk BCA Syariah].

So far aku merasa terbantu sih dengan keberadaan FLIP, buat transfer antarrekening yang aku punya, atau buat belanja belenji daring (online). Aku harap sih FLIP bisa hadir di belahan bumi Indonesia lainnya, sehingga gak cuma yang bisa verifikasi di Jakarta aja yang bisa menikmati hasa dari FLIP. ^_^

Yang BRI Syariah dan BCA Syariah, boleh ya, jadi PR. Hihihi..

Semangat, FLIP!


Anak Shalih Ikut Tes Masuk SD

5 Februari 2017

Kemarin, #AbangZimam ikut tes masuk SD di SD Muhammadiyah 4 Cawang. Memilih SD tersebut bisa dibilang gampang-gampang susah. Banyakan gampangnya hehe.

Awalnya memang komitmen kami, menyekolahkan anak di SD Islam. Bukan rasis, atau premo, atau tidak mau mengajarkan anak keberagaman, tapi menurut kami, pendidikan dasar adalah pendidikan karakter. Dan apa yang bisa mengajarkan karakter baik pada seseorang selain agama? Karena agama kami Islam, maka pendidikan dasar yang dipilih adalah pendidikan dasar islami. Nanti, kalau sudah masuk sekolah lanjutan, atau sekolah menengah, silakan jika mau memilih sekolah beragam.

Sekolah Islam yang terdekat dengan rumah kami dan harga masuknya masih masuk di akal, ya SD Muhammadiyah 4 Cawang ini. Gedungnya luas, menyatu dengan gedung SMP dan SMA. Namun, ada kebijakan pembedaan jam istirahat antara SD, SMP, SMA. Mungkin biar anak SD gak kalah kalau belanja ke kantin kali ya hihi. Tapi Zimam sudah bilang, sampai SMA mau bawa bekal dari rumah. Baik, Nak! Danda pegang kata-katamu! 😆

Tes masuk SD kali ini cuma tes pemetaan saja. Placement test lah. Di mana anak ini dipetakan, bagaimana nanti treatment belajar dia, dan lain-lain. Buat tes tulis kayak UMPTN hihihi. Tesdimulai pukul 08.00WIB. Karena sangat dekat, kami baru berangkat pukul 07.50WIB 😆

Tesnya diadakan di dalam ruang kelas, dan orang tua siswa tidak boleh masuk. Saya cuma bisa mengintip


Selesai tes jam 10, Zimam langsung minta makan sosis big bite di seven eleven sebelah sekolah. Saya berpikir, ini “warung” lakuuuuu banget sama anak sekolah yang ingin “kekinian” makan siang di convinient store ala ala drama korea 😅

Oya, perasaan tahun 2013-2014itu big bite sosisnya guede banget dah. Sampe-sampe saya kekenyangan makannya. Kok sekarang menciut ya? Sampe si Zimam bilang kurang n minta nambah?

Selesai dari tes, saya penuhi janji saya, nonton film Iqro di Mal Kalibata. Kami ambil film jam 1 siang.

Selesai nonton, perut luar biasa keroncongan. Kami pun makan di Kedai Mie, di Mal Kalibata itu.

Over all, seneng dah, hari ini. Semoga tes Zimam menunjukkan hasil yang memuaskan, aamiin…


Lomba Mewarnai McD Otista 2016

17 November 2016

Lomba mewarnai mungkin merupakan hal biasa, ya.. tapi, secara ini adalah lomba mewarnai YANG MAU diikuti #AbangZimam, ini berubah jadi sesuatu yang istimewa buat Danda hihihi.

Sebagai informasi, sebelumnya Zimam gak pernah mau kalau disuruh ikut lomba mewarnai. Banyak banget alasannya! Yang masih keluar garis lah, yang gak suka lah, dan lain-lain. Makanya pas ada pengumuman lomba mewarnai, saya tawarkan dulu, ternyata hampir semua temannya ikut ya, dia juga ikutan hihi…

So far anaknya kelihatan hepi. Emaknya yang kepanasan hihi…

Akhirnya Zimam mau juga ikut lomba mewarnai…


Melanglang Jakarta dengan Transjakarta

16 November 2016

Kemarin, Selasa, 15 November 2016, saya bikin janji sama Kak Rani, dokter kulit yang juga kakak kelas saya. Dia praktik di Rawa Belong, sedang saya berkantor di Otista.

PR loh buat saya, nentuin mau naik apa ke sana? Secara Jakarta lagi macet-macetnya beberapa hari terakhir ini. Sejak musim hujan, pembangunan gorong-gorong di mana-mana, macet jadi 2x lipat!

Mau naik taksi online seperti uber, grab, atau gocar…. udahlah jauh dan mahal, dah pasti macet pula! Mau naik ojek online, pas ngecek harganya 28.000 wow! Artinya jauh donk? Mana kuat sejauh itu membonceng motor?

Akhirnya saya putuskan untuk naik busway alias transjakarta. Masalahnya… saya gak tau harus turun di mana?

Dari google saya menemukan bahwa TJ ke dekat rawa belong itu transit di Harmoni Central Busway. Baiklah! Kita ke HCB dulu!

Sesampainya di HCB, tanya-tanya donk sama petugas di sana. Kebetulan, ada bis yang siap berangkat, rute Harmoni-Lebak Bulus. Saya diarahkan naik bis itu dan turun di halte RS Medika.

Langsung percaya? Sayanya nggak hihihi… saya cek dulu di google, bahkan aplikasi gojek, apa benar RS Medika dekat dengan Rawa Belong? Ternyata ongkos gojeknya 2.000 rupiah, berarti dekat tuh! Hihihi.. baik, kita berangkat!

Ternyata haltenya jauuuuhhh hikshiks..

Oya, saya melewati Halte Busway Jelambar, halte terdekat dengan Kantor Cabang Oriflame Daan Mogot. Cuma 2 halte apa ya, dari Harmoni. Waduh, dulu saya ke sana naik yang ke arah Grogol, pantesan jauh. Besok-besok kalau mau ke Kancab Daan Mogot naik busway, naiknya yang Harmoni-Lebak Bulus aja deh!

Turun di Halte RS Medika, saya naik gojek. Dari Pak Gojek saya dapat info, lebih dekat kalau turun di halte Kelapa Dua Sasak timbang RS Medika. Memang, sebelum sampai di halte RS Medika, bis melewati halte Kelapa Dua Sasak.

Setelah menyelesaikan treatment dengan Kak Rani, saya pun memanggil gojek dengan aplikasi go-busway. Saya pilih halte Kelapa Dua Sasak, seperti saran Pak Gojek yang mengantar saya tadi. Permintaan saya diterima oleh Pak Gojek yang lagi berhenti di sebelah klinik.

Pas bilang kalau saya mau ke Otista lewat HCB, Pak Gojek menyarankan saya naik bis di Taman Anggrek saja. Baiklah, saya ikuti saran si Bapak. Saya pun diantar ke halte busway di depan Mal Taman Anggrek. Makasih ya Pak Driver, mau nganter saya..

Pas saya masuk halte, bis ke arah Harmoni datang. Saya pun naik. Ternyata bis ini jurusan Harmoni-Grogol! Bis yang dulu saya naiki waktu mau ke Kancab Oriflame Daan Mogot. Daaannn… dekat banget sodara-sodara! Gak sampai setengah jam sudah sampai di HCB.

Alhamdulillah, pas saya turun dari bis, bis yang mau ke PGC siap berangkat. Langsung deh saya hop in alias naik bisnya. Berdiri sebentar, terus dapat tempat duduk pas di halte Salemba UI. Alhamdulillah…

Saya orang Jakarta Timur. Mainnya palingan ke Jakarta Pusat (Senen, Atrium, Monas, TIM), Jakarta Selatan (Tebet, Kokas, Sudirman, Blok M), atau Jakarta Timur itu sendiri. Wilayah Jakarta Barat dan Utara sama sekali asing buat saya. Makanya, pas saya bisa muter-muter pakai busway, seneng banget hihihi…

Jujur saja, saya merasa aman naik busway. Paling tidak, kalau saya nyasar, saya nyasarnya di dalam halte, nanti tinggal naik bis berlawanan ^_^

Sekarang sudah tahu dooonk… rute busway mana yang bisa dipakai kalau pergi ke rawa belomg atau daan mogot.. hihihi…


Selamat Ulang Tahun ke-6 Abang Zimam

13 November 2016

It’s a late post ^_^

Alhamdulillah, Abang Zimam berusia 6 tahun di 30 Oktober 2016 kemarin. Dan sebagai hadiah ulang tahun, dia minta ulang tahunnya dirayakan, mengundang teman-teman dan badut.

Akhirnya kami merayakan ulang tahun ke-6 Zimam di sekolahnya, tanggal 4 November 2016, dengan pertimbangan, ayahnya bisa datang. Maklum, Ayahnya Zimam kan masih kuliah di jogja, jadi pulang tiap 2 minggu. Jadi ya bisanya kalo gak hari Jumat, ya Senin. Kita pilih hari Jumat.

Untuk event organizer, kami memilih KFC. Nanti aku akan tulis deh pertimbangan kenapa memilih KFC sebagai EO di ulang tahun Zimam.

Kue ulang tahun, pesan di teman. Spesial, karena Zimam belum bisa mengonsumsi gluten dengan bebas. Tapi habis itu aku menyesal. Karena si Zimam cuma makan kue ultahnya seuprit, sisanya aku yang makan T_T Aturan pilihnya tuh kue non-fat! Hikshiks…

Alhamdulillah, acara berlangsung lancar walau agak telat dari jadwal karena pihak KFC-nya salah ambil rute hihi.. maafkan, ini sebagian salah kami juga..


Dan seperti yang kita duga sebelumnya, Zimam memang nungguin acara buka kadonya 😁

Terima kasih buat semua pihak yang sudah membantu kelancaran pesta Abang Zimam. Semoga Zimam tumbuh jadi anak yang shalih, dan kuat serta bermanfaat bagi lingkungannya aamiin..

Oya, as usual, kalo anak minta sesuatu, pasti kami akan meminta balik, kompensasi apa yang bisa dia berikan pada orang tuanya. Dan sebagai kompensasi atas perayaan ulang tahunnya, Zimam berjanji akan tidur di kamarnya sendiri.

We’ll see… ♡♡♡


Cerita Hujan

12 Oktober 2016

Beberapa hari yang lalu, aku mencoba mempraktikkan apa yang sudah jadi trending topic di grup ladies angkatanku pas SMA. #kidsactivity judulnya. Beberapa teman dapat inspirasi dari pinterest, dan membagikannya ke grup. Aku juga punya loh pinterest, tapi jarang cari inspirasi di sana *tutupmuka* 😀

Kali ini aku mengajak anakku, #AbangZimam, untuk bermain “Cerita Hujan”. Kegiatan ini dilakukan bada isya. Supaya dia tidak minta main keluar sama teman-temannya. Malam itu dingin, bung! Hahaha!

Bahannya simpel, caranya gampang. Kamu bisa mempraktikkannya juga di rumah, main sama anak-anakmu.

Bahan: plastik klip, cari yang agak besar supaya kita bisa leluasa menggambar; spidol permanen yang buat nulis presentasi di OHP (iye jadul banget yak, haha, apa itu namanya, yang ada tulisan F-nya); pewarna makanan biru, dikit aja biar airnya tetap bening; air, cukup dari kran.

Gambar plastik klip seperti gambar di atas, lalu isi air sebatas “akar pohon”.

Cara main: duduk berhadapan sama anak, gunakan alat penunjuk (aku pakai bolpen permanen itu, dipasang tutupnya), lalu ceritakan siklus hujan sambil nunjuk-nunjuk gambar.

Jangan lupa, minta anak menceritakan kembali apa yang sudah kita ceritakan. Dan sisipkan fakta unik.

Misalnya: hujan yang kemarin turun pas Abang Zimam pulang sekolah itu, penguapannya terjadi di jaman dinosaurus, loh…

Atau, air sebagian diminum sama pohon, makanya kita harus menjaga pohon, jangan ditebang sembarangan. Kalo pohon gak ada, nanti gak ada yang minum sebagian air hujan ini… nanti jadi banjir, donk..

Juga, fakta bahwa air selalu mencari tempat yang lebih rendah, dan air selalu berusaha agar permukaannya rata.

Yes, ini praktikum IPA ala anak TK! Hehehe..

Alhamdulillah, besoknya anakku bisa cerita ke teman-temannya tentang cerita hujan ini. Dan dia paham, ke mana larinya air di bumi ini.

Silakan kalau dicoba ^_~